PEJABAT KEMENTERIAN PARIWISATA INDONESIA TIBA DI BIAK

Pejabat Kementrian Beserta Asisten II Setda Biak Numfor
Pejabat Kementrian Pariwisata beserta
Asisten II Setda Biak Numfor
Deputy Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Indonesia Dra Esthy Reko Astuti, M.Si tiba di Biak Numfor (30/6) disambut Bupati Biak Numfor yang diwakili oleh Asisten II Setda Biak Numfor Mahasunu, S.Ip. MM dengan Tari-tarian Adat Wor Byak.

WORKSHOP REVITALISASI PELIMPAHAN BIDANG URUSAN / KEWENANGAN PEMERINTAH DI LINGKUNGAN PEMKAB BIAK NUMFOR

Bupati Biak Numfor Thomas Ondy Saat Memberikan smbutan
sekaligus membuka kegiatan
Mengingat sumber – sumber pembiayaan yang cukup besar disediakan dan dilimpahkan ke distrik dan kampung sesuai amanat Undang – Undang sehingga Pemerintah Daerah Biak Numfor lewat Bagian Organisasi Setda hari ini menyelenggarakan Workshop Revitalisasi Pelimpahan Bidang Urusan / Kewenangan Pemerintah di Lingkungan Pemerintah

BINTEK VERIFIKATOR BAGI APARAT KELURAHAN / KAMPUNG



Assisten III Setda Biak Numfor
Abdul Kahar, S.Sos, M.M
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor hari ini melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melaksanakan Pelatihan Tenaga Pengelola SIAK atau KTP Elektronik dan Bintek Petugas Registrasi (Verifikator/Validator) Bagi Aparat Kelurahan dan Kampung yang berlangsung selama dua hari (29 – 30 Juni 2015) bertempat di Intsia Hotel yang mengundang peserta pelatihan pengelola SIAK/KTP Elektronik berjumlah 75 orang sedangkan peserta Bintek petugas registrasi (verifikator/validator) bagi

SOSIALISASI TATA NASKAH DINAS TENTANG UU NO.12/2011 & PERMENDAGRI NO 1/2014

Sehubungan dengan dilaksanakannya Sosialisasi Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor Tahun 2014 tentang Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penyusunan Produk Hukum Daerah maka oleh Bagian Hukum Setda Biak Numfor tadi pagi mendatangkan salah satu Narasumber dari Provinsi Papua yaitu Kabag Pembinaan dan Pengawasan Produk Hukum Daerah – Abner Kehek, SH. M.Hum mewakili Karo Hukum Provinsi Papua.  Acara diawali dengan menyanyikan bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KLK Biak – Nico Kafiar.

PENGOLAHAN MINYAK KELAPA BERKUALITAS BAGI IBU – IBU TANI DI KABUPATEN BIAK NUMFOR


Minyak Goreng Manisrai Impando
Minyak Goreng Manisrai Inpando dari hasil ibu-ibu kelompok tani
Kegiatan Pelatihan Pengolahan Minyak Kelapa berkualitas bagi Ibu–ibu kelompok tani “MANISRAI INPANDO” ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang teknik pengolahan, pemasaran dan penguatan kelembagaan organisasi petani. Dan meningkatkan nilai tambah dengan memproses buah kelapa secara terpadu. 

PISAH SAMBUT KEPALA PUSAT PENGELOLAAN EKOREGION PAPUA

Pejabat Baru Kantor PPPE Papua
Drs, Ir Wiryono Koesmoedhiharjo 
Setiap ada perjumpaan pasti ada perpisahan, inilah ungkapan yang menandakan adanya acara pisah baik itu di jalur pemerintah maupun swasta dan lainnya, namun semua itu adalah bagian yang harus dijalani bagi pemangku jabatan dan pelaku kepentingan.  Suasana inipun dirasakan oleh keluarga besar Pusat Pengelolaan Ekoregion yang kini namanya berganti menjadi Pusat Pengendalian Pengembangan Ekoregion Papua yang berkantor di Biak Numfor.  Di mana semalam pisah sambut dari pejabat lama – Drs.Rijaluzzaman kepada pejabat baru – Drs.Ir.Wiryono Koesmoedhiharjo yang berlangsung di Aerotel Biak selama hampir 3 jam lamanya. 

RAMAH TAMAH KETUA SINODE GPM & KETUA PENGURUS BESAR AMGPM MALUKU KE KLASIS BIAK SELATAN

Kiri : Bupati Biak Numfor beserta ibu, Tengah : Ketua Sinode GPM,
Ketua Pengurs Besar AMGPM, Kanan : Sekda Biak Numfor beserta Ibu
Bupati Biak Numfor Thomas Ondy bersama jajarannya mengajak Ketua Sinode GPM (Pdt.DR.Jhon Ruhulesin) & Ketua Pengurus Besar AMGPM Maluku (Pdt.E.Maispatela,M.Si) untuk duduk bersama makan malam di rumah negara guest house, hadir bersama pula hamba – hamba Tuhan yang ada di Klasis Biak Selatan serta hamba – hamba Tuhan dari dedominasi gereja yang ada di Biak.

PENUTUPAN LOKAKARYA DAN PELATIHAN (LOKALATIH) TENTANG PENYUSUNAN RPJMK & APBK YANG BERKUALITAS

Direktur Yayasan Rumsram, Ir. Ishak Matarihi
Saat memberikan sambutan penutupan LOKALATIH
Peserta lokakarya dan pelatihan (lokalatih) tentang  penyususnan rpjmk & apbk merasa sangat berbahagia dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada mereka mengikuti lokalatih selama 2 hari yang berlangsung di intsia hotel, hal ini yang dikemukakan kepala kampung Mariendi – Toni Wader pada pesan dan kesan mewakili peserta lokalatih, bahkan dirinya mengingatkan kepada semua peserta untuk mengimplementasikan materi – materi yang telah diterima pada kampung maupun distrik masing – masing, dirinya juga menyampaikan banya terima kasih bagi TIM IRE selaku narasumber dari jogja.

PEMKAB BIAK RAIH PENGHARGAAN SLHD


 Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua menerima penghargaan tingkat nasional status lingkungan Hidup (SLHD) tahun 2014 pada puncak peringatan hari lingkungan hidup di istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, 5 Juni 2015. Informasi diperoleh, berdasarkan surat keputusan Kementrian Lingkungan Hidup Nomor B-4946/dep.VII/LH/Inf/05/2015 tentang penerimaan penghargaan SLHD tahun 2014 tentang Kabupaten / Kota yang menerima dari seluruh Indonesia sebanyak enam Kabupaten/kota.

BUPATI BIAK NUMFOR MEMBUKA LOKAKARYA DAN PELATHAN TENTANG PENYUSUNAN RPJMK & APBK YANG BERKUALITAS

Foto Bersama Bupati Biak Numfor, Ketua Pengurus Yayasan Rumsram,
Direktur Yayasan Rumsram, dan Narasumber dari Institute for  Research
and empowerment Jogja
Dengan hadirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa  yang merupakan UU yang telah lama dinantikan oleh segenap masyarakat kampung dan perangkat  kampung membawa konsekuensi Pemerintah Kampung harus menyusun Rencana pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) sehingga yayasan Rumsram beserta pemerinah melaksanakan pendampingan penyusunan RPJMK tersebut.   Yayasan Rumsram merupakan organisasi masyarakat yang didirikan 22 tahun lalu oleh para tokoh gereja, mahasiswa, dan LSM dengan tujuan mendampingi dan memperkuat kapasitas masyarakat kampung dalam mengelola sumber daya alam dan pembangunan yang mereka miliki.