Dalam kegiatan Festival Biak
Munara Wampasi (FBMW) 2015 yang merupakan budaya kelautan yang salah satunya
adalah kreatifitas mor, snap mor yang berasal dari kata Mamor tumpukan bebatuan
yang dimana orang tua dahulu menggunakannya sebelum ada jaring atau alat kail. Ungkap Mika Ronsumbre selaku Budayawan Adat
Byak saat memberikan sinopsis di FBMW.
Showing posts with label Festival Biak Munara Wampasi. Show all posts
Showing posts with label Festival Biak Munara Wampasi. Show all posts
FESTIVAL MUNARA WAMPASI DIMULAI DI KAMPUNG MNURWAR
![]() |
| Deputi Bid Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Bupati Biak Numfor dan Ketua Umum LKNI Membuka FBMW 2015 |
Dibukanya pelaksanaan Festival
Munara Wampasi Tahun 2015 (1/7) oleh menteri Pariwisata yang kali ini diwakilkan
oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian
Pariwisata Indonesia Dra Esthy Reko Astuti, M.Si ditandai dengan memainkan alat musik perkusi
tradisional Biak yang bernama sek azas yang biasa masyarakat menyebutnya alat
pemanggil dan penangkap ikan secara tradisional.
PEJABAT KEMENTERIAN PARIWISATA INDONESIA TIBA DI BIAK
| Pejabat Kementrian Pariwisata beserta Asisten II Setda Biak Numfor |
Deputy Bidang Pengembangan
Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Indonesia Dra Esthy Reko
Astuti, M.Si tiba di Biak Numfor (30/6) disambut Bupati Biak Numfor yang diwakili
oleh Asisten II Setda Biak Numfor Mahasunu, S.Ip. MM dengan Tari-tarian Adat
Wor Byak.
Subscribe to:
Posts (Atom)

